TOKOH TOKOH ISLAM DALAM ILMU PENGETAHUAN

 Nama : Putri Ruwaida 

Kelas : X MIPA 3 

Mata Pelajaran : P. Agama Islam 

Asal Sekolah : SMA Cendrawasih 1 Jakarta 


Tokoh Tokoh Islam dalam Ilmu Pengetahuan 

1.  Ibnu al-Nafis (1213 – 1288)

  Ibnu al-Nafis merupakan ilmuwan dari Damaskus yang punya kontribusi besar di bidang medis. Ia merupakan ilmuwan pertama yang mengungkapkan teori pembuluh darah kapiler. Ia secara akurat dapat mendeskripsikan peredaran darah dalam tubuh. Ibnu al-Nafis sering dijuluki sebagai bapak fisiologi peredaran darah.

Ibnu al-Nafis adalah seorang Muslim Sunni ortodoks dan menulis secara ekstensif di bidang di luar bidang kedokteran, termasuk hukum, teologi, filsafat, sosiologi, dan astronomi. Dia juga menulis salah satu novel Arab pertama yang diterjemahkan sebagai Theologus Autodidactus.

2.  Al Zahrawi (936 – 1013)

  Al Zahrawi ialah ilmuwan dari Cordoba yang ahli di bidang kedokteran. Dia yang menemukan konsep operasi modern. Penemuannya yang sangat berguna hingga kini korsep untuk membantu proses persalinan. Karyanya yang terkenal adalah Al-Tasrif yang merupakan buku kumpulan praktik kedokteran yang terdiri atas 30 jilid. 

Al-Tasrif berisi berbagai topik mengenai kedokteran, termasuk di antaranya tentang gigi dan kelahiran anak. Buku ini diterjemahkan ke bahasa Latin oleh Gerardo dari Cremona pada abad ke-12, dan selama lima abad Eropa Pertengahan, buku ini menjadi sumber utama dalam pengetahuan bidang kedokteran di Eropa.

3.  Ibnu Haitham (965 – 1040)

   Ibnu Haitham merupakan ilmuwan Irak yang ahli di bidang matematika. Ia dikenal sebagai pendiri optik modern. Ibnu Haitahm berhasil membedah konsep cahaya.Ibnu Haitsam pun sangat terampil dalam bidang matematika, berikut karyanya dalam bidang matematika: AL-Jami' Fi Ushul Al-Hisab, Ilal Al-Hisab Al-Hindi, Ta'liq Ala Ilm Al-Jabar dan masih banyak lagi 

4.   Ibnu al-Baithar (1197 – 1248)

   Ibnu al-Baithar ialah ilmuwan dari Malaga yang terkenal di bidang botani dan kedoteran. Dia yang mencatat penemuan dokter abad pertengahan secara sistematis.

Ibnu Al-Baithar meninggalkan karya-karya penting, yang dianggap terpuji, dan bermakna. Seperti salah satunya yaitu Al-Mughnī fi al-Adwiyyah al-Mufradah (Kompendium Obat-Obatan yang Berguna). Buku ini juga dikarang untuk orang yang sama, untuk penyembuhan penyakit yang bermacam ragam.

5.  Al-Khawarizmi (780-850)

Al-Khawarizimi ialah ilmuwan muslim yang ahli di bidang matematika. Imuwan dari Persia ini menemukan sistem penomoran 1-10. Ia juga berjasa menemukan konsep aljabar dan algoritma.

Buku pertamanya, al-Jabar, adalah buku pertama yang membahas solusi sistematik dari linear dan notasi kuadrat. Sehingga ia disebut sebagai Bapak Aljabar. Al-Khwārizmī juga berperan penting dalam memperkenalkan angka Arab melalui karya Kitāb al-Jam’a wa-l-tafrīq bi-ḥisāb al-Hind yang kelak diadopsi sebagai angka standar yang dipakai di berbagai bahasa serta kemudian diperkenalkan sebagai Sistem Penomoran Posisi Desimal di dunia Barat pada abad ke-12. Ia merevisi dan menyesuaikan Geografi Ptolemeus sebaik mengerjakan tulisan-tulisan tentang astronomi dan astrologi.

 B   Bandingkan dengan kenyataan umat Islam saat ini?

m   - Perbandingan yang saat ini terjadi jauh dari masa-masa saat adanya tokoh-tokoh islam diatas. Kondisi sekarang lebih mengarah pada duniawi dibanding mempelajari ilmu yang sudah ditemukan oleh tokoh-tokoh islam 

1.     Mengapa umat islam saat ini jauh tertinggal dengan umat agama yang lain ? 

k   - Menurut saya, umat islam tertinggal jauh dengan umat agama lain karena umat muslim sekarang sering meninggalkan al-qur’an dan juga meninggalkan kewajiban umat muslim lainnya, mereka lebih sering menghabiskan waktunya dengan sosial media mereka.

      Bagaimana solusinya agar umat muslim kembali menguasai ilmu pengetahuan seperti masa lalu?

       - solusinya agar umat muslim kembali seperti masa lalu adalah dengan cara kita memperbanyak ibadah, lebih sering membaca atau mempelajari ilmu-ilmu agama dan pastinya ditambah dengan lebih sering meluangkan waktu untuk membaca al-qur'an 


 

 

Komentar